Cetak kemasan kue

Cetak kemasan kue atau produk selain makanan merupakan hal yang wajib di lakukan bagi para pelaku bisnis baik skala kecil maupun besar. Seiring berkembangnya media sosial menjadikan sistem promosi dilakukan di jejaring internet melalui media sosial tersebut. Syarat yang wajib dilakukan untuk melakukan promosi melalui media online adalah penampilan luar dari produk tersebut.

dus-roti

 

Selain cetak kemasan kue sebagai langkah penting untuk menarik perhatian calon konsumen juga di barengi dengan kualitas produk tersebut. Dengan terbukanya persaingan makanan dari luar yang masuk ke Indonesia maka persaingan kemasan menjadi hal pokok untuk merebut pasar di indonesia. Berderetnya makanan dari luar negeri terutama dari jepang dan korea di mini market dengan penampilan kemasan yang menarik.

 

Sudah saatnya para pelaku UKM yang bergerak di bisnis makanan jika tidak mengikuti perkembangan trend tentang bisnis makanan akan kalah bersaing dengan produk-produk dari luar negeri. Dengan hadir media sosial sebagai sarana untuk promosi makan pemasaran menjadi lebih mudah dan murah.

Cetak kemasan

Cetak kemasan

Cetak kemasan ternyata tidak sesederhana yang dilihat. Mulai dari mendesain suatu kemasan sampai maksud yang terkandung didalamnya agar tercapai sasaran. Kemasan sebaiknya bermakna personal, sosial, dan publik. Berdasarkan sifat komunikasi antara pengirim ke penerima pesan atau dari produsen ke konsumen. Kemasan selain untuk melindungi produk juga sebagai saran pesan yang mau disampaiakan si produsen.

Kemasan mewakili ketidak hadiran pelayan dalam menunjukkan kualitas produk. Untuk itu kemasan harus mampu menyampaikan pesan lewat komunikasi informatif, seperti halnya komunikasi antara penjual dengan pembeli. Tampilan kemasan tidak lepas dari perkembangan jaman. Misalnya kemasan untuk individu, disesuaikan dengan jumlah suatu keluarga yang makin sedikit. Bahkan orang-orang kota lebih menyukai kemasan yang praktis, mudah dibuka, disimpan dan gampang dihangatkan dengan microwave.

Desain kemasan mempunyai 5 prinsip fungsional, pertama kemasan (packaging). Pada kemasan ini harus disampaikan tentang jenis produk, dan kegunaannya. Disini kejujuran jadi hal penting. Kedua, kemasan secara fisik. Fungsinya sebagai pelindung produk dari benturan, gesekan, guncangan, hentakan dan lain-lain. Disini kekuatan menjadi prinsip utama. Ketiga, kemasan yang nyaman dipakai. Maksudnya kemasan disini memberikan rasa nyaman jika disentuh, permukaannya tidak melukai, lentur saat digenggam, mudah dibersihkan, disimpan, stabil bila diletakkan. Kemasan yang dapat didaur ulang sangat diutamakan. Keempat,kemasan yang mampu menampilkan citra produk dan segmentasi pasar pemakainya. Disini melibatkan banyak unsur terutama yang berkaitan dengan imajinasi, selera, dan fantasi sipemakai. Kemasan disini harus mampu menerjemahkan siapa pemakainya, status sosial, dimana dan jenis perilaku seperti apa produk mainan tersebut dipakai. Keunikan menjadi nilai penting. Kelima, kemasan yang berprinsip mendukung keselarasan lingkungan. Kemasan yang baik adalah yang; mudah didaur ulang (recycle) ke produk baru dan tidak terkontaminasi, bisa dilebur dan dibuat kembali ke produk (re-use) asal.

Cetak Dus Kemasan kue brownies

Cetak dus kemasan merupakan langkah awal dalam menjalankan bisnis kuliner. keterbatasan pengetahuan tentang pentingnya branding packaging menjadikan terhambatnya pemasaran sebuah produk.

Jika cetak dus kemasan kue menarik akan memberikan nilai tambah dari suatu produk. Maka sudah selayaknya para pengusaha yang bergerak di bidang kuliner dan semacamnya memberikan perhatian penuh tentang packaging.

dus-brownies-saronde

Banyak sekali jenis packaging berdasarkan bahan yang digunakan. Jenis bahan yang biasa di gunakan adalah berbahan jenis kertas dan plastik. Untuk menjaga keamanan dan kebersihan produk bahan yang digunakan pun food grade yang sangat aman jika digunakan untuk kemasan.