Cetak kemasan

Cetak kemasan

Cetak kemasan ternyata tidak sesederhana yang dilihat. Mulai dari mendesain suatu kemasan sampai maksud yang terkandung didalamnya agar tercapai sasaran. Kemasan sebaiknya bermakna personal, sosial, dan publik. Berdasarkan sifat komunikasi antara pengirim ke penerima pesan atau dari produsen ke konsumen. Kemasan selain untuk melindungi produk juga sebagai saran pesan yang mau disampaiakan si produsen.

Kemasan mewakili ketidak hadiran pelayan dalam menunjukkan kualitas produk. Untuk itu kemasan harus mampu menyampaikan pesan lewat komunikasi informatif, seperti halnya komunikasi antara penjual dengan pembeli. Tampilan kemasan tidak lepas dari perkembangan jaman. Misalnya kemasan untuk individu, disesuaikan dengan jumlah suatu keluarga yang makin sedikit. Bahkan orang-orang kota lebih menyukai kemasan yang praktis, mudah dibuka, disimpan dan gampang dihangatkan dengan microwave.

Desain kemasan mempunyai 5 prinsip fungsional, pertama kemasan (packaging). Pada kemasan ini harus disampaikan tentang jenis produk, dan kegunaannya. Disini kejujuran jadi hal penting. Kedua, kemasan secara fisik. Fungsinya sebagai pelindung produk dari benturan, gesekan, guncangan, hentakan dan lain-lain. Disini kekuatan menjadi prinsip utama. Ketiga, kemasan yang nyaman dipakai. Maksudnya kemasan disini memberikan rasa nyaman jika disentuh, permukaannya tidak melukai, lentur saat digenggam, mudah dibersihkan, disimpan, stabil bila diletakkan. Kemasan yang dapat didaur ulang sangat diutamakan. Keempat,kemasan yang mampu menampilkan citra produk dan segmentasi pasar pemakainya. Disini melibatkan banyak unsur terutama yang berkaitan dengan imajinasi, selera, dan fantasi sipemakai. Kemasan disini harus mampu menerjemahkan siapa pemakainya, status sosial, dimana dan jenis perilaku seperti apa produk mainan tersebut dipakai. Keunikan menjadi nilai penting. Kelima, kemasan yang berprinsip mendukung keselarasan lingkungan. Kemasan yang baik adalah yang; mudah didaur ulang (recycle) ke produk baru dan tidak terkontaminasi, bisa dilebur dan dibuat kembali ke produk (re-use) asal.

Kotak kemasan sebagai media promosi

Kotak kemasan sebagai media promosi

Dus kemasan makanan atau packaging adalah tempat atau pembungkus yang dapat membantu mencegah kerusakan dan melindungi produk, melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik berupa gesekan, benturan, getaran. Di samping itu pakcaging atau dus kemasan berfungsi untuk menempatkan suatu produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi.

dus pie

Selain sebagai tempat penyimpanan dus kemasan makanan juga berfungsi sebagai media promosi untuk menarik daya beli pembeli. Karena itu bentuk, warna dan desain dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya.

Packaging merupakan salah satu media promosi yang banyak di gunakan oleh perusahaan perusahan besar yang digunakan sebagai branding atau pun untuk menarik konsumen. Dalam menentukan fungsi perlindungan dari pengemasan, maka perlu dipertimbangkan aspek-aspek mutu produk yang akan dilindungi. Kualitas kemasan ketika mencapai konsumen tergantung pada kondisi bahan mentah, metoda pengolahan dan kondisi penyimpanan.

Dus Kemasan

Dus kemasan makanan merupakan branding sebuah produk makanan untuk meningkatkan daya tarik suatu produk. Kemasan menarik dan unik menjadi daya tarik konsumen terhadap suatu produk. Pelaku UKM yang berkecimpung di bidang kuliner dan kue kering maupun kue basah semakin terbantu dengan desain dus kemasan yang menarik. Hadirnya para desainer yang menciptakan desain dus kemasan yang sangat unik dan elegan, menjadikan kue-kue tradisional yang selama ini hanya beredar di pasar-pasar menjadi naik kelas masuk ke toko-toko dan sejajar dengan produk modern.

dus kue puding

Model dus kemasan kue yang menarik dan unik akan memancing konsumen untuk membeli produk tersebut. banyak digunakan adalah kemasan untuk snack yang isinya kue-kue jajanan pasar. Dari segi harga kue yang sudah dikemas dengan menggunakan dus kemasan menjadi sedikit mahal. Keuntungan lain dengan menggunakan dus kemasan, para pelaku usaha secara langsung sudah membuat branding awarness pada produknya. Dengan model dus kemasan yang di desain dengan mencantumkan nama merk serta dipadukan dengan paduan warna menjadikan identitas produk.

Bahan Desain dus kemasan baik untuk makanan maupun untuk kue menggunakan bahan kertas yang sangat aman digunakan. Untuk klasifikasi kertas yang digunakan adalah kertas food grade. Pemerintah selaku pemegang kebijakan selalu mendukung terhadap para UKM. Program-program yang melibatkan para UKM dari tahun ke tahun semakin terlihat. Dari segi pemasaran dan promosi salah satu yang di rekomendasikan oleh Pemerintah adalah dari segi kemasan barang.

Kemasan tidak hanya digunakan untuk pelaku usaha kue saja, para pelaku katering pun sekarang banyak yang menggunakan dus kemasan atau sering disebut juga nasi kotak. Banyak para pelaku bisnis katering yang menggunakan dus kemasan karena praktis digunakan.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!